Kuota SBN Ritel seri ORI030 menipis menjelang penutupan masa penawaran. Intip besaran imbal hasil kupon hingga 7% dan alokasi tersisa.
Stabilitas.id – Penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 mencatatkan laju yang kian kencang. Menjelang berakhirnya masa penawaran, alokasi kuota nasional untuk instrumen Surat Berharga Negara (SBN) Ritel ini tersisa semakin tipis akibat tingginya perburuan investor individu.
Berdasarkan data kuota nasional per Kamis (23/7) pukul 14.00 WIB:
-
ORI030-T3 (Tenor 3 Tahun): Sisa kuota nasional tersisa 1,1% atau setara Rp 349,995 miliar (Kupon fixed 6,90% p.a.).
-
ORI030-T6 (Tenor 6 Tahun): Sisa kuota nasional tersisa 7,9% atau sekitar Rp 431,861 miliar (Kupon fixed 7,00% p.a.).
Head of PR & Corporate Communication Bibit.id, William, mengungkapkan bahwa imbal hasil yang ditawarkan pemerintah pada penerbitan kali ini sangat kompetitif. Seri ORI030-T3 bahkan mencatatkan rekor imbal hasil tertinggi untuk seri ORI sejak 2019, sekaligus SBN Ritel tertinggi sejak 2020.
“Selain itu, volatilitas pasar sebelum ORI ditawarkan mungkin turut meningkatkan minat terhadap aset yang low-risk sehingga antisipasi sudah terbangun sebelumnya. Di aplikasi Bibit, tenor 3 tahun lebih diminati karena faktor likuiditas tetap menjadi pertimbangan penting bagi investor,” papar William, Kamis (23/7).
Aset Safe Haven di Tengah Volatilitas Pasar
Secara terpisah, Chief Operating Officer (COO) Bareksa, Ni Putu Kurniasari, menyampaikan bahwa tren penyerapan ORI030 terdorong oleh kondisi suku bunga acuan yang masih bertahan di level tinggi dibandingkan periode sebelumnya.
Menurut Putu, karakteristik pasar investor ritel cenderung mengutamakan instrumen berisiko rendah yang sanggup memberikan passive income atau arus kas stabil di tengah dinamika pasar keuangan global.
“Kombinasi antara kupon yang menarik dan karakteristik ORI sebagai instrumen investasi yang relatif aman membuat ORI030 menjadi salah satu pilihan favorit investor,” jelas Putu.
Panduan dan Tata Cara Pembelian ORI030
Pemerintah menetapkan batas minimum pemesanan ORI030 yang sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp 1 juta. Bagi masyarakat yang ingin mengamankan kuota tersisa, berikut empat tahapan pembelian melalui Mitra Distribusi (Midis) resmi:
-
Registrasi: Calon investor mendaftarkan diri pada platform elektronik Midis dengan memasukkan data diri, nomor Single Investor Identification (SID), Rekening Dana, dan Rekening Surat Berharga.
-
Pemesanan (Order): Menginput nominal pemesanan ORI030 pilihan (T3 atau T6) setelah membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi.
-
Pembayaran (Settlement): Setelah pesanan terverifikasi, investor menerima kode pembayaran (billing code) untuk disetorkan via perbankan (ATM, mobile banking, teller) atau lembaga persepsi dalam batas waktu tertentu.
-
Konfirmasi: Pemesan akan menerima Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan bukti konfirmasi kepemilikan aset pada tanggal setelmen.
Daftar Mitra Distribusi (Midis) Resmi
Pembelian ORI030 dapat dilakukan melalui kanal digital perbankan dan financial technology (fintech) terdaftar:
-
Bank Umum: BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, Permata, HSBC, Maybank, OCBC, DBS, Panin, CIMB Niaga, Danamon, UOB, Mega, Standard Chartered, Victoria, BSI, Bank Muamalat, dan SMBC Indonesia.
-
Perusahaan Sekuritas & Platform Fintech: Mandiri Sekuritas, BRI Danareksa, Trimegah Sekuritas, Bahana Sekuritas, Bina Artha Sekuritas, Phillip Sekuritas, BNI Sekuritas, Panin Sekuritas, Bareksa, Fundtastic, Tanamduit, dan Bibit. ***








