Kredit UMKM Lesu, OJK Ungkap Alasan & Cara Benahinya

banner

Bloomberg Technoz, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan menjelaskan penyebab tren kinerja penyaluran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengalami perlambatan pada pertengahan tahun ini.

Berdasarkan data OJK, penyaluran kredit UMKM pada Mei 2026 hanya tumbuh 0,6% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini jauh lebih rendah dibanding target pertumbuhan kredit UMKM yang berada di kisaran 7%-9% sepanjang tahun ini. Pertumbuhan kredit UMKM dikontribusi oleh kredit usaha mikro dan menengah yang masing-masing tumbuh 0,64% dan 1,84%. Di sisi lain, kredit usaha kecil terkontraksi 0,24%.

Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK menjelaskan kredit UMKM terkontraksi di tengah tekanan daya beli masyarakat serta dinamika perekonomian domestik.

Menurut dia, dinamika kondisi ekonomi yang disertai perubahan pola konsumsi masyarakat selanjutnya memberi tekanan daya beli, terutama di kelas menengah ke bawah dapat berdampak langsung pada omzet dan perputaran kas pelaku UMKM.



“Hal tersebut selanjutnya dapat memengaruhi aktivitas UMKM dan pembiayaan di tengah proses pemulihan sektor UMKM pascapandemi sehingga relatif lebih lambat dibandingkan sektor korporasi,” kata Dian dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (24/7/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *