KOMPAS.com – Rambut yang terasa kering, kusut, dan menyerupai jerami sering kali dianggap sebagai tanda rambut rusak.
Padahal, kondisi rambut kering dan rambut rusak merupakan dua hal yang berbeda sehingga cara mengatasinya pun tidak sama.
Hairstylist sekaligus pendiri Arkive by Adam Reed, Adam Reed menjelaskan, rambut kering terjadi karena kekurangan kelembapan, sedangkan rambut rusak mengalami kerusakan pada struktur batang rambut akibat proses kimia, penggunaan alat panas, atau paparan lingkungan.
Baca juga: 7 Tanda Rambut Rusak, Jangan Tunggu Sampai Rontok dan Patah
“Rambut kering dan rambut rusak sering dianggap sama, padahal keduanya sangat berbeda. Rambut kering kekurangan kelembapan, sedangkan rambut rusak memiliki struktur yang sudah terganggu,” ujar Reed, seperti dikutip Glamour, Rabu (22/7/2026).
Agar perawatan yang dilakukan tepat sasaran, berikut beberapa penyebab rambut terasa kering seperti jerami beserta cara mengembalikan kelembapannya.
Rambut kering tak berarti rusak
Sebelum memilih produk perawatan, penting untuk mengenali kondisi rambut terlebih dahulu. Rambut kering biasanya terasa kasar saat disentuh dan tampak kusam karena kekurangan air.
Sementara itu, rambut rusak cenderung rapuh, mudah patah, dan kehilangan kekuatannya.
Senior Stylist Pruners Hair & Beauty sekaligus edukator Paul Mitchell, Jade Laker mengungkap, rambut rusak memang sering kali terasa kering, tetapi tidak semua rambut kering mengalami kerusakan struktur.
“Rambut rusak memang sering kali kering, tetapi tidak semua rambut kering berarti rusak,” kata Laker.
Menurut Reed, kesalahan mengenali kondisi rambut justru dapat membuat perawatan menjadi tidak efektif.
“Rambut kering membutuhkan hidrasi, sedangkan rambut rusak memerlukan penguatan sekaligus kelembapan. Menganggap keduanya sama justru bisa membuat rambut terasa semakin buruk,” tuturnya.
Baca juga: Kombinasi Masker dan Hair Oil untuk Merawat Rambut Kering
Kebiasaan sehari-hari bisa membuat rambut kehilangan kelembapan
Tanpa disadari, rutinitas harian menjadi salah satu penyebab utama rambut kehilangan kelembapan.
Reed mengatakan, terlalu sering keramas tanpa mengembalikan kelembapan rambut merupakan penyebab yang paling umum.
“Penyebab terbesar adalah terlalu sering mencuci rambut tanpa mengganti kelembapannya. Banyak orang fokus membersihkan rambut, tetapi lupa mengembalikan hidrasi,” jelas Reed.
Selain itu, penggunaan catokan, hair dryer, mandi dengan air terlalu panas, paparan sinar matahari, hingga udara dari pendingin ruangan juga dapat mengurangi kadar air alami rambut secara bertahap.








