– Vendor smartphone asal China, OnePlus, mengumumkan penghentian operasional di wilayah Amerika Utara dan Eropa. Ini artinya OnePlus hengkang dari kedua pasar tersebut.
“Sebagai bagian dari penyesuaian strategi global secara proaktif, OnePlus telah memutuskan untuk mengakhiri peluncuran produk baru di Eropa dan Amerika Utara,” demikian bunyi pernyataan resmi OnePlus.
Sebelumnya, OnePlus sempat membantah rumor mengenai penutupan bisnisnya dari pasar Barat. Saat itu perusahaan menegaskan bahwa operasional mereka di Amerika Utara, tetap berjalan normal.
Namun, kali ini OnePlus sudah memastikan secara resmi bahwa mereka tidak lagi meluncurkan produk baru di pasar Amerika Utara dan Eropa sebagai bagian dari penyesuaian strategi global perusahaan.
Baca juga: Oppo Siapkan Langkah Besar, OnePlus dan Realme Disebut Bakal Disatukan
Meski tidak lagi menghadirkan produk baru, OnePlus menyatakan bahwa pengguna di kedua kawasan tersebut tetap akan memperoleh dukungan layanan perangkat seperti biasa.
Perangkat OnePlus yang telah beredar akan terus menerima pembaruan software dan patch keamanan sesuai jadwal. Layanan pelanggan juga tetap dibuka untuk melayani klaim garansi maupun dukungan purnajual.
OnePlus juga mengumumkan adanya perubahan pada layanan komunitasnya di Amerika Utara. Situs web dan aplikasi OnePlus Community disebut akan ditutup mulai 16 Agustus 2026 pukul 23.59 waktu Eastern Time (ET).
Sebagai informasi, OnePlus Community merupakan forum resmi pengguna ponsel OnePlus untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta memperoleh informasi mengenai produk terbaru perusahaan.
Setelah ditutup, pengguna di wilayah Amerika Utara tidak akan bisa lagi mengakses forum tersebut melalui situs web maupun aplikasi, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari ArsTechnica.
Sementara OnePlus Community dan toko resmi OnePlus di Eropa masih akan tetap beroperasi. Namun, perusahaan belum mengungkap hingga kapan layanan tersebut akan dipertahankan.
Selain menghentikan peluncuran produk baru, OnePlus juga mengumumkan perubahan pada sistem operasi (OS) yang dipakai untuk menjalankan perangkat ponsel mereka.
Seluruh perangkat OnePlus yang memenuhi syarat nantinya akan beralih dari yang awalnya OxygenOS menjadi ColorOS melalui pembaruan Android 17 di semua wilayah.
Pasar India tetap beroperasi
Di tengah keputusan hengkangnya OnePlus dari pasar Amerika Utara dan Eropa, perusahaan memastikan operasionalnya di India masih akan berjalan normal.
Baca juga: OnePlus N6 Resmi, HP Rp 4 Jutaan dengan Baterai 8.000 mAh
OnePlus mengatakan, perusahaan masih akan meluncurkan sejumlah produk baru di negara tersebut. Salah satu yang disebutkan yaitu OnePlus N6x yang kini kabarnya tengah dipersiapkan.
Adapun pengumuman penghentian operasional OnePlus sekaligus mengonfirmasi rumor yang telah beredar sejak awal tahun mengenai masa depan perusahaan di pasar Barat.
Seperti disinggung di atas, sebelumnya OnePlus sempat membantah kabar bahwa perusahaan akan menghentikan operasionalnya di dua kawasan tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, arah bisnis OnePlus juga mulai berubah. Perusahaan sempat memperluas penjualan smartphone di AS melalui kerjsa sama dengan T-Mobile dan Verizon.
Namun setelah pandemi, fokus bisnis OnePlus perlahan bergeser ke India. Pada saat yang sama, OnePlus juga semakin berasda di bawah kendali perusahaan induknya, Oppo.
berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung Plus sekarang








