KOMPAS.com – Mencegah stunting pada anak tidak dimulai ketika bayi lahir, tetapi perlu diperhatikan sejak masa kehamilan.
Salah satu hal yang ditekankan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah pentingnya ibu memenuhi kebutuhan gizi seimbang selama hamil dan menyusui, bukan hanya mengandalkan pemberian ASI setelah bayi lahir.
Pesan tersebut disampaikan BPOM melalui unggahan di akun Instagram resminya, @bpom_ri, pada Selasa (21/7/2026).
Dalam unggahan berbentuk komik tersebut, BPOM mengangkat pertanyaan yang sering muncul di kalangan ibu, yakni apakah bayi yang hanya mendapatkan ASI akan otomatis terhindar dari stunting.
BPOM menegaskan bahwa anggapan tersebut merupakan mitos. Menurut BPOM, pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan seberapa banyak bayi mendapatkan ASI, tetapi juga kondisi gizi ibu selama kehamilan dan menyusui.
Baca juga: Bukan Cuma Gizi, Peran Aktif Kedua Orangtua Penting Mencegah Stunting
Gizi ibu jadi bagian penting cegah stunting
Dalam unggahannya, BPOM menjelaskan bahwa ASI memang dirancang tubuh untuk memenuhi kebutuhan dasar bayi. Namun, kandungan vitamin dan mineral penting dalam ASI disebut dapat ikut berkurang apabila ibu mengalami kekurangan gizi.
Karena itu, ibu hamil dan menyusui perlu memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. BPOM mengingatkan bahwa makan hingga merasa kenyang saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
“Betul, harus gizi seimbang dan yang paling penting itu protein hewani,” tulis BPOM dalam unggahannya.
Protein hewani disebut sebagai salah satu bagian penting dalam pemenuhan gizi ibu. Dalam unggahan tersebut, BPOM menjelaskan bahwa nutrisi tersebut berperan dalam mendukung pertumbuhan tulang dan otak anak sejak masih berada di dalam kandungan.
Dengan demikian, perhatian terhadap asupan gizi perlu dilakukan sejak masa kehamilan dan dilanjutkan selama menyusui.
Baca juga: Stunting pada Anak Usia di Bawah 2 Tahun Bisa Berdampak Permanen pada Otak
Begini gambaran isi piring ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil sedang menyiapkan makanan. BPOM mengingatkan pentingnya gizi seimbang dan asupan mikronutrien bagi ibu hamil sebagai bagian dari upaya mencegah stunting sejak dini.BPOM juga memberikan gambaran pembagian isi piring yang dapat menjadi acuan dalam memenuhi gizi seimbang.
Dalam materi yang dibagikan, sepertiga piring diisi dengan makanan pokok dan sepertiga lainnya dengan sayuran. Sementara itu, masing-masing seperenam piring diisi buah-buahan dan lauk-pauk.
Pembagian tersebut menjadi bagian dari pesan BPOM agar ibu tidak hanya berfokus pada jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga memperhatikan keseimbangan jenis makanan dalam satu porsi.
Selain makanan bergizi seimbang, BPOM juga menyebut anjuran pemerintah mengenai konsumsi Multiple Micronutrient Supplements (MMS) selama kehamilan.
Baca juga: Anak Underweight Berisiko Alami Stunting, Orangtua Perlu Waspada








