Terlalu Cantik Tapi Monoton, Meng Ziyi Dikritik Fans Usai Tampil Dandan ‘Satu Format’ di Berbagai Drama

banner

Aktris asal Tiongkok, Meng Ziyi, mendadak memicu kontroversi di kalangan pencinta drama Mandarin. Meski terbilang rajin membintangi berbagai judul drama kolosal (xianxia/wuxia), penampilan Meng Ziyi dinilai minim variasi hingga membuat penonton kesulitan membedakan karakter yang sedang ia perankan.

Melansir laporan QQ, Meng Ziyi sebenarnya digadang-gadang sebagai salah satu ’95s Starlet’ (aktris muda berbakat angkatan kelahiran pasca-1995) yang paling menonjol, terlebih setelah kesuksesan dramanya, The Double (2024). Namun, belakangan ini publik justru mulai merasa jenuh.

Ia dinilai terlalu monoton dalam berakting, enggan tampil ‘jelek’, dan selalu memakai gaya riasan (makeup) yang sama persis di setiap judul.

Saat ini, drama Blossoms of Power yang dibintanginya sedang tayang. Namun, lagi-lagi penampilannya memancing perdebatan karena mengusung gaya “10 drama gaya riasannya sama saja”.

Ia dinilai terlalu setia pada gaya riasan ala influencer atau beauty influencer media sosial: kantung mata buatan (aegyosal) yang tebal, alis bentuk daun willow, kulit yang disaput sangat putih hingga mengikis ekspresi mikronya, serta pemerah bibir berwarna merah menyala.

Dalam beberapa judul drama lain seperti The Grand Princess, The Double, hingga The Shadow, Meng Ziyi juga konsisten mempertahankan tatanan rambut sasak tinggi yang menampakkan dahi, dipadu busana berwarna lembut seperti merah muda, putih, atau biru muda. Visual yang terus berulang ini membuat penonton kewalahan mengenali tokoh mana yang sedang ia perainkan.

Menurut QQ, Meng Ziyi menjadi representasi dari fenomena aktor muda yang hanya mementingkan estetika visual di layar ketimbang kedalaman karakter. Ia kerap memasukkan tren kecantikan media sosial ke dalam setting drama kolosal, sehingga karakternya terasa terlalu modern dan kehilangan ruh era klasiknya. Mulai dari rias wajah, bentuk alis, hingga bantalan bahu (shoulder pads) yang dipakai, semuanya mengikuti tren estetik masa kini hingga tampak seperti hasil cetakan pabrik. Padahal, akting adalah proses menjiwai peran, sementara Meng Ziyi terkesan cuma fokus agar wajahnya terlihat sempurna sesuai standar kecantikan internet.

Kritik yang menimpa Meng Ziyi ini dinilai sangat mirip dengan situasi yang pernah dialami aktris Ju Jingyi. Ju Jingyi sebelumnya juga sempat panen hujatan lantaran selalu memakai makeup tebal dan sempurna di segala situasi—bahkan saat melakoni adegan pemakaman maupun adegan diculik.

Pernah Ditolak Peran Hingga Perselisihan di Acara Reality Show
Meng Ziyi lahir pada tahun 1995 dan merupakan lulusan jurusan Akting dari Beijing Film Academy, salah satu institusi pendidikan seni peran paling bergengsi di Tiongkok. Berkat parasnya yang menawan, ia bahkan sempat dinobatkan sebagai Campus Belle (bunga kampus) di akademi tersebut. Meski begitu, di awal kariernya, ia sempat kesulitan menembus industri lantaran belum berpengalaman dan tidak memiliki agensi besar yang menyokongnya.

Dalam sebuah wawancara, Meng Ziyi mengaku pernah ditolak oleh sebuah tim produksi dengan alasan yang tak biasa: “terlalu cantik sehingga tidak cocok dengan karakter tersebut”.

Namun, rekam jejak Meng Ziyi terkait profesionalisme berakting juga pernah menjadi sorotan. Dalam reality show bertajuk Grade One, ia pernah terlibat perdebatan sengit dengan aktris senior Anita Yuen. Meng Ziyi secara sepihak mengubah tatanan riasannya karena menolak riasan wajah kotor untuk karakternya. Anita Yuen yang geram bahkan sampai memegang dadanya dan menegur keras, “Sekarang kamu ini siapa? Sutradara atau aktris? Boleh ya seorang aktris sembarangan mengubah riasan seperti itu?”

Tak berhenti di situ, dalam acara Everybody Stand By, sutradara ternama Guo Jingming juga terang-terangan mengkritik Meng Ziyi karena membawa penata rias pribadi alih-alih menggunakan tim dari panitia. Sutradara Guo menilai gaya riasan pribadi Meng Ziyi memang cantik bak influencer internet, tetapi terasa ‘dangkal’ dan sama sekali tidak sesuai dengan kebutuhan karakter.

Bayang-Bayang ‘Bunga Pajangan’

Sebelumnya, wajah cantiknya juga pernah mendatangkan masalah saat ia membintangi drama God of War, Zhao Yun. Kala itu, aktris utama drama tersebut adalah Yoona (anggota grup K-pop SNSD).

Visual Yoona sempat dinilai kurang cocok dengan balutan busana kolosal Tiongkok, sementara Meng Ziyi yang hanya berperan sebagai pelayan justru tampil sangat mencolok dan dipuji media. Buntut dari perbandingan tersebut, Meng Ziyi sempat dituduh sengaja melakukan media play untuk memuji dirinya sendiri demi menumpangi popularitas sang senior.

Meski kerap disandingkan dan dinilai memiliki kemiripan visual dengan aktris papan atas Angelababy, kecantikan Meng Ziyi hingga kini masih terus dibayang-bayangi oleh prasangka publik. Banyak penonton yang masih menganggapnya tak lebih dari sekadar ‘flower vase’ (vas bunga/pajangan) alias aktris yang hanya menjual rupa tanpa kedalaman akting.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *