RRI.CO.ID, Samarinda – Kehadiran Rumah Digital Entertainment membuka peluang bagi talenta lokal untuk terlibat dalam produksi film yang mengangkat budaya dan potensi Kalimantan Timur. Salah satu aktris asal Samarinda, Angelina Diana, menyambut positif kesempatan tersebut karena dapat berkarya di daerah asalnya.
Angelina mengatakan dirinya antusias terlibat dalam film Suster Maria dan sejumlah proyek film lainnya yang tengah disiapkan. Ia berharap karya-karya tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu memperkenalkan Kalimantan Timur kepada masyarakat nasional.
“Jangan hanya saya berkarier di Jakarta, tetapi di Samarinda, di tempat tanah lahir saya. Saya juga ingin berkarya bersama teman-teman di sini,” ujar Angelina Diana.
Menurut Angelina, banyak potensi lokal yang dapat diangkat dalam sebuah film. Mulai dari budaya, makanan khas, pakaian, tempat wisata, hingga berbagai kearifan lokal dinilai memiliki daya tarik yang dapat memperkuat identitas film dari Kalimantan Timur.
Angelina menilai Samarinda juga perlu lebih banyak diperkenalkan kepada masyarakat luar daerah. Ia berharap film dapat menjadi media untuk memperkenalkan destinasi wisata, produk UMKM, serta berbagai kekayaan budaya yang selama ini belum banyak dikenal di tingkat nasional.
Dalam proses produksi, Angelina mengakui terdapat tantangan karena sebagian pemain dan kru berasal dari kalangan lokal yang masih membutuhkan pengalaman. Namun, kondisi tersebut dinilai sebagai peluang untuk belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing dengan pelaku perfilman nasional.
“Pemainnya banyak yang baru dan kru juga kita ambil dari lokal. Jadi kita harus banyak membimbing, belajar, dan latihan lebih giat lagi supaya bisa setara dengan yang nasional,” katanya pada Jumat 17 Juli 2026.
Angelina berharap generasi muda Kalimantan Timur semakin bangga terhadap budaya dan potensi daerahnya. Menurutnya, budaya, bahasa, UMKM, seni, dan kearifan lokal harus terus dikembangkan agar mampu menjadi kekuatan yang membawa nama Kalimantan Timur ke tingkat nasional hingga internasional.







