Tayang 23 Juli, Meisya Amira Ceritakan Sulitnya Jadi Tunawicara di Film Juminten Edan

banner

Baca Juga: Meisya Amira Senang Bisa Satu Film dengan Widyawati

​Bagi Meisya, peran ini menjadi salah satu torehan tersulit sekaligus paling menantang sepanjang kariernya di dunia seni peran, lantaran dirinya harus memulai semuanya dari nol.

​”Kalau jadi seorang tunawicara dan juga tunarungu itu menurutku sangat susah, challenging banget karena aku belum pernah belajar sebelumnya, baru kali ini,” ujar Meisya Amira saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).

​Tuntutan berakting tanpa dialog lisan diakui Meisya membutuhkan kedalaman emosi yang luar biasa.

Tanpa untaian kata, dia dituntut untuk bisa mengetuk hati penonton hanya lewat sorot mata, gerak-gerik tubuh, dan ekspresi wajah.

​”Yang menurut aku juga challenging adalah gimana aku harus mengekspresikan semuanya tanpa dialog. Dari mata, emosi, semuanya itu bener-bener dilakukan dengan bahasa isyarat,” jelasnya kemudian.

​Demi menyuguhkan performa yang totalitas dan autentik, Meisya harus melewati fase persiapan yang tidak sebentar. Bersama jajaran pemain lainnya, dia mesti melakoni sesi latihan khusus yang intens selama berminggu-minggu.

​”Di sini kita emang ada coaching dan juga kita belajar dua minggu sama-sama, sama Mas Dimas juga, sama Sharon juga. Dan itu menurut aku pengalaman yang baru dan pembelajaran yang baru juga,” tutur Meisya.

Baca Juga: Tulus Pakai Bahasa Isyarat Saat Bertemu Disabilitas Tunawicara

​Menariknya, proses workshop ini tidak main-main. Pihak produksi sengaja mendatangkan mentor profesional yang merupakan seorang penyandang tunarungu agar materi yang disampaikan benar-benar akurat.

​”Ya kita ada workshop sama dua minggu itu sama coach yang emang dia itu tunarungu sih sebenernya. Jadi benar-benar intens belajar dan ada satu hari emang aku khusus belajar bahasa isyarat,” tambahnya.

​Meski sempat kedodoran di awal proses belajar, kegigihan aktris bertalenta ini membuahkan hasil. Dia mengakalinya dengan rajin mengulang materi latihan di malam hari sebelum syuting keesokan harinya dimulai.

​”Jadi di sana juga latihan terus, jadi misalkan besok ada scene apa, aku harus latihan dulu hari sebelumnya. Dan lama-lama refleks kayak gitu aja. Terus jadi semuanya bisa karena terbiasa,” pungkas Meisya Amira penuh semangat.

​Bagi kamu yang penasaran dengan akting totalitas Meisya Amira, Film Juminten Edan dijadwalkan bakal segera meneror dan menghibur bioskop tanah air mulai 23 Juli mendatang.

Selain Meisya, film ini juga turut diramaikan oleh deretan aktor berbakat lainnya seperti Dimas Aditya, Sharon Jovian, Anne J. Cotto, hingga Kukuh Prasetya.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *