Jadi Idola Masa Kecil Satu Generasi, Hilary Duff Saya Menganggapnya Sebagai Lencana Kehormatan

banner
Jadi Idola Masa Kecil Satu Generasi, Hilary Duff: Saya Menganggapnya Sebagai Lencana Kehormatan
Sukses menemani masa kecil satu generasi lewat peran ikonis Lizzie McGuire, aktris dan penyanyi Hilary Duff merasa terhormat atas apresiasi fans.(Instagram)

MEMBANTU membentuk masa kecil seluruh generasi bukanlah tugas yang mudah, tetapi Hilary Duff menyandangnya dengan penuh rasa bangga. Dalam wawancara eksklusif bersama PEOPLE, aktris dan penyanyi berusia 38 tahun ini blak-blakan mengenai arti penting menjadi bagian dari tahun-tahun formatif banyak orang melalui karier akting dan musiknya.

“Saya sering mendengar hal itu dari orang-orang, [bahwa saya adalah bagian penting dari masa kecil mereka], dan saya menganggapnya sebagai lencana kehormatan,” kata Duff.

Karier akting besar pertama Duff dimulai lewat film Casper Meets Wendy pada tahun 1998. Namun, namanya baru benar-benar melejit dan dikenal luas di setiap rumah setelah ia mendapatkan peran utama dalam serial Disney Channel, Lizzie McGuire, pada tahun 2001.

Setelah itu, ia membintangi berbagai proyek populer lain seperti Cadet Kelly, Agent Cody Banks, A Cinderella Story, Cheaper by the Dozen, Cheaper by the Dozen 2, hingga The Lizzie McGuire Movie. Di era yang sama, Duff juga sukses di dunia tarik suara dengan merilis album Natal Santa Claus Lane (2002), diikuti oleh album Metamorphosis (2003), Hilary Duff (2004), dan Dignity (2007).

Hidupkan Kembali Nostalgia Lewat Konser Tur

Baru-baru ini, Duff kembali memeluk nostalgia masa lalunya. Ibu empat anak ini memulai pertunjukan musik bertajuk Small Rooms, Big Nerves pada Januari lalu, yang menandai tur pertamanya dalam lebih dari satu dekade, dan kini telah melanjutkan perjalanannya lewat tur bertajuk The Lucky Me.

Dalam kedua rangkaian tur tersebut, Duff membawakan deretan lagu hit terbesarnya, mulai dari “Wake Up”, “So Yesterday”, “With Love”, “Why Not”, hingga “Come Clean”. Bahkan, untuk pertama kalinya, ia juga membawakan lagu klasik favorit penggemar dari film layar lebarnya, “What Dreams Are Made of”, ke dalam daftar lagu konsernya.

“Hal yang sangat menyenangkan dari pertunjukan langsung ini adalah menyadari betapa berartinya lagu-lagu lama bagi orang-orang,” ungkap Duff, yang saat ini bermitra dengan aplikasi kebugaran Ladder. “Banyak dari lagu-lagu itu tinggal begitu saja di kepala saya tanpa membayar sewa, jadi akan menyenangkan jika musik-musik lainnya bisa menyusul dan bergabung dalam perpaduan ini.”

Duff juga menyoroti bagaimana para penggemar memberikan dukungan yang luar biasa terhadap album barunya.

“Ini adalah cara yang sangat keren untuk terhubung dalam hidup kita sekarang, semua orang sudah dewasa, dan kami merasa memiliki banyak pengalaman hidup yang sama. Ini seperti hal-hal yang lebih nyata di dunia nyata, dan menyenangkan bisa mencampur keduanya menjadi satu,” pungkasnya.  (People/Z-2)

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *