Saat serial “The Other Side of the City” memasuki tahap akhir, karakter utama wanita, Tuyet Lan (diperankan oleh Tu Quyen), terus menjadi fokus diskusi penonton karena tindakannya yang kontroversial.
Dalam film tersebut, Tuyet Lan berencana untuk menabur perselisihan antara Khue dan Cuong untuk membalaskan dendam atas kematian saudara laki-lakinya. Namun, keadaan berangsur-angsur menjadi di luar kendali ketika Cuong dan Khue berkelahi, mengakibatkan Khue menderita cedera otak traumatis, menghancurkan masa depannya sebagai seorang jenius matematika, sementara Cuong menghadapi risiko putus sekolah dan menghadapi konsekuensi hukum.
Namun, meskipun secara tidak langsung menyebabkan tragedi tersebut, Tuyet Lan belum juga menyampaikan permintaan maaf resmi dan terus membenarkan tindakannya.

Mengenai peran debutnya yang mendapat ulasan beragam, Tú Quyên mengatakan bahwa ia merasa gugup saat membaca komentar penonton. Namun, aktris kelahiran 2006 ini melihat hal ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan diri.
” Saya senang menerima pengakuan dari penonton, tetapi saya selalu mengingatkan diri sendiri untuk tidak berpuas diri. Dengan umpan balik negatif, saya mencoba melihatnya sebagai kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri. Hal yang paling beruntung adalah karakter Tuyet Lan telah membangkitkan emosi pada penonton. Entah mereka menyukai, berempati, atau memperdebatkan karakter tersebut, itu menunjukkan bahwa orang-orang benar-benar mengikuti dan menemani cerita ini,” ujar Tu Quyen.
Menurut sang aktris, adegan yang paling mengganggunya adalah ketika Tuyet Lan harus membuat pilihan saat mengalami emosi yang terpendam. Setiap kali membaca naskah, ia bertanya pada diri sendiri apakah ia, pada usia dan situasi yang sama, dapat membuat keputusan yang berbeda.

Aktris tersebut mengatakan bahwa semakin ia mendalami karakter tersebut, semakin ia menyadari bahwa keputusan-keputusan Tuyet Lan berakar dari kehilangan berkepanjangan di masa lalunya. Inilah yang membuat aktris tersebut berempati sekaligus merasa kasihan pada Tuyet Lan sepanjang perjalanannya.
Menurutnya, kontradiksi dalam kepribadian dan pilihan Tuyet Lan-lah yang membuat karakter tersebut lebih mudah dipahami, sehingga memicu banyak perdebatan sepanjang penayangan serial tersebut.
Sumber:








