Liputan6.com, Jakarta – D’Academy 8 yang mengudara di Indosiar hadir dengan formasi pembawa acara yang makin solid. Kehadiran para host ternama jadi daya tarik tersendiri bagi penonton sepanjang kompetisi. Gilang Dirga dan Ramzi bersyukur kembali bekerja bersama tim yang berkomitmen membantu mewujudkan mimpi para peserta. Menurutnya, D’Academy 8 hadir sebagai wadah bagi talenta-talenta muda untuk meraih cita-cita.
“Alhamdulillah kemarin wajah-wajah ini yang punya mimpi dan berhasil diwujudkan Indosiar. Jadi DA8 ada karena banyak mimpi yang ingin diwujudkan,” ujar Gilang Dirga di SCTV Tower, Jakarta, pada Senin (29/6/2026).
Sementara itu, Ramzi menilai komposisi tim D’Academy 8 ideal. Ia menyebut kekompakan yang terjalin, baik di depan maupun di belakang layar, salah satu kunci sukses program ini. “Komposisinya pas semua, baik yang di panggung maupun di belakang panggung. Karena memang kerjanya dari hati, kita kompak. Alhamdulillah hasilnya memuaskan. Alhamdulillah kita dapat peserta bagus-bagus. Saya temani DA dari awal,” tutur Ramzi.
Ramzi juga menanggapi anggapan sebagian orang yang menyebut D’Academy hanya “menjual mimpi” para peserta. Menurutnya, anggapan itu tidak tepat. Indosiar justru mewadahi mimpi para peserta. “Saya cuma bilang sampai saat ini banyak yang bilang Indosiar jual mimpi, tapi saya enggak setuju dengan kalimat itu. Indosiar enggak punya mimpi, yang punya mimpi mereka (peserta). Dijembatani mimpi itu, diolah. Saya berpikir kita tidak menjual mimpi. Justru kita olah mimpi itu dan kita kembalikan lagi ke mereka,” jelasnya.








