TRIBUNSTYLE.COM – Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini semakin melebar.
Di tengah konflik yang belum mereda, Sarwendah justru menjadi sasaran hujatan dari sejumlah netizen.
Tak hanya komentar pedas, kini muncul pula petisi daring yang menyerukan aksi boikot terhadap Sarwendah.
Petisi tersebut dibuat melalui platform online dengan judul “Cancel Sarwendah Dari Media Sosial”.
Dalam waktu singkat, jumlah pendukung petisi tersebut terus bertambah secara drastis.
Awalnya, petisi itu disebut telah mengumpulkan lebih dari 12 ribu tanda tangan dari para pendukungnya.
Namun hingga kini, jumlah penandatangan petisi boikot Sarwendah kabarnya sudah menembus lebih dari 16 ribu orang.
Hingga artikel ini ditulis, jumlah penandatangan telah mencapai 16.438 orang.
Baca juga: Alasan Ruben Onsu Langsung Gugat Hak Asuh Anak Dibanding Bertemu Sarwendah, Takut Dibohongi Lagi
Bahkan, dalam halaman petisi tercatat lebih dari 4.000 dukungan masuk hanya dalam satu hari.
Pada bagian keterangan, pembuat petisi menyebutkan bahwa gerakan ini berkaitan dengan laporan hukum yang diajukan Sarwendah terhadap sejumlah pengguna media sosial.
“Gerakan ini adalah bentuk dukung untuk perlindungan hukum bagi teman-teman penggiat media sosial terkait laporan Sarwendah,” tulis petisi tersebut sebagaimana dikutip dari platform Change.org.
Pembuat petisi juga mengeklaim bahwa langkah hukum tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan kreator konten.
Mereka menyebut banyak pengguna media sosial merasa terancam akibat pelaporan yang dilakukan Sarwendah terhadap berbagai konten di internet.
Dalam penjelasannya, petisi itu menilai langkah hukum tersebut berpotensi membatasi ruang kebebasan berekspresi di media sosial.
Menurut mereka, pelaporan terhadap konten yang dianggap sebagai bentuk opini publik justru dapat melemahkan hak berekspresi yang semestinya dilindungi.








