TAHUN YANG BERAT BAGI IU
Kabar putusnya IU dan Lee Jong-suk juga kembali mengingatkan publik pada sederet tantangan yang dihadapi IU sepanjang tahun ini.
Drama Korea yang dibintanginyanya dan baru saja tamat pada Mei lalu, Perfect Crown, menuai kritik menjelang episode terakhir setelah muncul tudingan mengenai ketidakakuratan sejarah Korea Selatan.
Para pengkritik menyoroti sejumlah adegan, termasuk pejabat pemerintahan yang meneriakkan “cheonse“, istilah yang secara tradisional digunakan oleh negara bawahan saat menyapa seorang kaisar, dalam sebuah upacara penobatan.
Selain itu, publik juga mempertanyakan keakuratan sejarah penutup kepala seremonial yang dikenakan lawan main IU, Byeon Woo-seok.
Seiring kritik yang semakin deras, IU menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
“Aku benar-benar minta maaf dan merasa sangat bersalah karena telah mengecewakan banyak orang akibat tidak menunjukkan rasa tanggung jawab yang diharapkan dari seorang pemeran utama,” kata IU.
“Aku dengan tulus merefleksikan diri dan meminta maaf karena menjalani peran ini tanpa memikirkannya lebih dalam. Aku tidak punya alasan lain,” ujarnya.
Lawan mainnya, Byeon Woo-seok, penulis naskah Yoo Ji-won, serta sutradara Park Joon-hwa juga menyampaikan permintaan maaf terkait kontroversi tersebut.








