Bukan Instan, Begini Cara Humanis Kapolda Papua Tengah Tutup Celah Logistik KKB

banner

MIMIKA, Seputarpapua.com | Dibalik kompleksnya upaya menjaga stabilitas keamanan di tanah Papua, ada kerja-kerja sunyi yang menuntut ketelitian tinggi aparat keamanan serta hati yang tulus.

Menjaga kedaulatan warga dari bayang-bayang konflik bersenjata bukan sekadar perkara adu kekuatan di lapangan, melainkan tentang bagaimana menyusun strategi yang matang, presisi, dan berbasis kemanusiaan.

Menjawab tantangan besar terkait pemutus rantai logistik serta pengawasan ketat di jalur-jalur tikus penyelundupan senjata api dan amunisi bagi kelompok kriminal bersenjata (KKB), Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini menegaskan bahwa kunci utama dari perjuangan ini adalah kesatuan komando dan hilangnya ego sektoral.

Ia pun mengungkapkan seluruh kendali penanganan taktis kini dipusatkan pada Operasi Damai Cartenz (ODC).

“Satgas Operasi Damai Cartenz menjadi ujung tombak, karena mereka memiliki pusat data yang lebih komplit terkait perkembangan kejadian dengan kelompok kriminal bersenjata ini,” ungkap Rontini.

Lembaran-lembaran data tersebut bukan sekadar angka dan peta koordinat, melainkan dasar pijakan untuk memitigasi konflik secara terukur, agar tidak ada lagi warga sipil maupun aparat yang harus menjadi korban.

Guna mendukung penuh garis depan tersebut, Polda Papua Tengah posisikan diri sebagai pilar penyokong (support system) yang solid. Di belakang layar, sebuah kolaborasi besar sedang dirajut demi kemanusiaan.

“Kita terus koordinasi dengan kepala operasinya, termasuk dengan rekan-rekan satgas dari Satgas Yalimo maupun (Koops TNI) Habema,” ungkapnya.

Sinergi lintas institusi ini menjadi bukti nyata bahwa negara tidak sedang menggunakan cara-cara instan yang represif. Mereka sedang mengurai benang kusut konflik secara perlahan, menutup rapat-rapat celah pasokan senjata, dan mengembalikan esensi sejati dari nama operasi itu sendiri untuk menghadirkan kedamaian yang tulus bagi seluruh masyarakat Papua, khususnya Papua Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *