Wanita tercantik di dunia memicu kontroversi.

banner

Kru film * The Odyssey* karya Christopher Nolan mengadakan konferensi pers untuk meluncurkan dan memperkenalkan trailer film tersebut, serta mengumumkan tanggal rilisnya pada 17 Juli. Film blockbuster epik ini telah menuai kontroversi sejak proses syuting dimulai karena pilihan berani sang sutradara dalam menggambarkan karakter-karakter mitologi Yunani yang sudah dikenal.

Secara khusus, karakter Helen dari Troya, yang dipuji sebagai wanita tercantik di dunia kuno dan penyebab Perang Troya, yang diperankan oleh bintang Lupita Nyong’o, telah menjadi fokus kontroversi. Menurut Variety , video promosi untuk Helen menerima 600.000 dislike hanya dalam 4 jam, menunjukkan kekecewaan penonton.

the-odyssey10.jpg
the-odyssey13a.jpg

Lupita Nyong’o menerima kritik atas perannya sebagai wanita cantik dari mitologi Yunani.

Lupita Nyong’o adalah bintang peraih Oscar, jadi tidak ada yang bisa menyangkal bakat aktingnya. Namun, aktris kelahiran 1983 ini tidak menyerupai citra kecantikan Yunani kuno yang biasanya dibayangkan penonton. Terlebih lagi, penampilan Diane Kruger sebagai Helen dalam film Troy (2024) meninggalkan kesan mendalam pada penonton dengan kecantikan dan auranya yang memesona. Oleh karena itu, publik merasa sulit menerima Lupita Nyong’o memerankan Helen, dan percaya bahwa pilihan sutradara Christopher Nolan adalah sebuah kesalahan, tidak berbeda dengan proyek-proyek sebelumnya seperti The Little Mermaid (2023) dan Snow White (2025).

Menghadapi kritik dari penonton, aktris Lupita Nyong’o mendukung versi baru The Odyssey karya sutradara Christopher Nolan. Selain memerankan Helen, Lupita Nyong’o juga mengambil peran Clytemnestra, saudara kembar Helen dan ratu Mycenae. Dalam The Odyssey 2026, Helen bukan sekadar “objek dekoratif,” hadiah yang diperebutkan oleh karakter pria, tetapi digambarkan dengan lebih mendalam, mencerminkan penderitaan seorang wanita yang menghadapi perang.

“Peran ini tidak bisa hanya tentang kecantikan lahiriah. Yang ingin saya eksplorasi adalah jati diri karakter yang sebenarnya di balik label ‘ratu kecantikan’ itu. Saya tidak merasa perlu menjelaskan atau membenarkan diri saya sendiri. Kritik akan selalu datang,” Lupita Nyong’o berbagi tentang perannya sebagai Helen dalam sebuah wawancara dengan Deadline. Alih-alih hanya berfokus pada kecantikannya yang legendaris, seperti yang diketahui semua orang, ia ingin memerankan karakter dengan kedalaman batin yang lebih dalam.

the-odyssey12.jpg
the-odyssey27a.jpg
Lupita Nyong’o tak ada apa-apanya dibandingkan versi Diane Kruger.

Majalah Variety menyatakan, “Penampilan ganda Lupita Nyong’o menunjukkan kepercayaan Nolan pada para aktornya. Ia mengizinkan mereka untuk menghadirkan interpretasi unik pada kisah klasik yang sudah sangat familiar bagi penonton.”

Tidak hanya Lupita Nyong’o yang menimbulkan kontroversi dengan perannya sebagai Helen, tetapi Zendaya juga dianggap tidak cocok untuk memerankan Athena, dewi kebijaksanaan dan salah satu tokoh paling berkuasa di Olympus. Dalam teks sastra, Athena digambarkan sebagai wanita hebat dengan kulit putih dan rambut keriting, sementara Zendaya dikritik karena sosoknya yang ramping. Aktris muda itu memicu kontroversi karena aktingnya yang kaku dan tanpa ekspresi, selalu mengekspresikan emosi karakter melalui ekspresi wajah.

Dengan reputasi sutradara Christopher Nolan dan deretan pemain bintang termasuk Matt Damon, Anne Hathaway, Tom Holland, Zendaya, Lupita Nyong’o, Charlize Theron, Robert Pattinson, dan banyak lagi, The Odyssey membangkitkan minat yang sangat besar dari penonton dan media. Begitu tiket untuk pemutaran IMAX dan format layar lebar premium mulai dijual, jumlah pengguna yang luar biasa menyebabkan aplikasi penjualan tiket menjadi kelebihan beban.

the-odyssey44.jpg
the-odyssey38a.jpg
Odyssey memiliki jajaran pemain yang luar biasa.

Odyssey berlatar setelah Perang Troya. Odysseus (Matt Damon) memulai perjalanan pulang sendirian selama 10 tahun di tengah kekacauan. Lokasi-lokasi utama dalam film ini mencakup beberapa negara, termasuk Landeyjahöfn (Islandia), Pelabuhan Buckie, wilayah Culbin, reruntuhan Kastil Findlater (Skotlandia), kota kuno Aït Benhaddou (Maroko), Pulau Favignana (Italia), Kastil Methoni, Pantai Voidokilia, dan Gua Nestor (Yunani)…

Sutradara Christopher Nolan menyatakan: “Ini jelas merupakan film terbesar dalam karier saya sejauh ini. Rasanya seperti kami telah membuat enam atau tujuh film berbeda.”

the-odyssey1a.jpg
the-odyssey49a.jpg

Sumber:

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *