Akting Ngoc Huyen sebagai Van dalam “Under the Bright Window” bukanlah sebagai penjahat yang jahat atau licik. Van membuat penonton frustrasi dengan sifat impulsifnya, keegoisannya, kebutaannya dalam cinta, dan kecenderungannya yang terus-menerus menyeret orang-orang yang dicintainya ke dalam masalah yang tidak perlu.
Cuplikan adegan dari film Under the Bright Window, yang dibintangi oleh Ngoc Huyen. FOTO: TANGKAPAN LAYAR DARI FILM DI BAWAH JENDELA YANG TERANG

Dalam episode-episode terbaru “Under the Bright Window ,” karakter Van semakin menjengkelkan bagi penonton setelah mengetahui dirinya hamil tetapi masih kurang dewasa untuk menghadapi konsekuensinya. Dia kembali ke kompleks apartemen dengan penuh penyesalan, takut akan ketidaksenangan ayahnya karena “kehamilan di luar nikah,” dan kebingungan tentang menjadi seorang ibu. Namun, yang lebih membuat marah penonton adalah setelah Hoang melarikan diri dan meninggalkannya sendirian, Van dengan mudah memaafkannya hanya setelah beberapa kata penghiburan.
Yang membuat frustrasi tentang Vân bukanlah kesalahan penilaian sesaat, melainkan serangkaian pilihan yang tidak dipikirkan matang-matang. Sinh berulang kali memperingatkan saudara perempuannya tentang Hoàng, tetapi Vân dengan keras kepala membela kekasihnya. Dia bahkan membujuk saudara laki-lakinya untuk memberi Hoàng kesempatan kedua, meskipun dia sendiri telah berkali-kali terluka. Di mata penonton, kebutaan ini bukan lagi cinta, melainkan semacam kelemahan yang mendorong dirinya dan keluarganya ke dalam tragedi.
Menurut banyak penonton, penggambaran karakter ini oleh Ngoc Huyen menjengkelkan karena terlalu “realistis.” Ini adalah tipe karakter yang tidak asing dalam kehidupan saat ini: seseorang yang menyukai kemewahan, mudah percaya pada kata-kata manis, ingin dicintai tetapi kurang berani membedakan antara cinta dan eksploitasi. Ia membuat penonton frustrasi bukan karena terlalu jauh dari kenyataan, tetapi karena terlalu dekat dengan kisah keluarga yang dapat ditemui dalam kehidupan nyata. Kesalahan seorang anak muda mungkin dapat dimaklumi, tetapi kesalahan yang berulang, yang menyebabkan konsekuensi bagi orang-orang terkasih, dengan mudah membuat penonton kehilangan kesabaran.
Peran Ngoc Huyen dalam Under the Bright Window sangat mengecewakan.
FOTO: TANGKAPAN LAYAR DARI FILM DI BAWAH JENDELA YANG TERANG

Mengenai perannya, Ngoc Huyen mengatakan bahwa peran itu cukup menantang baginya karena karakter tersebut tidak sepenuhnya jahat, tetapi ia juga tidak berhasil memikat hati penonton. Memerankan lapisan psikologis yang kompleks dan menggambarkan kepribadian Van secara akurat bukanlah hal yang mudah.
Aktris tersebut harus memerankan karakter dengan sikap yang naif, bingung, dan keras kepala. Kurangnya kedewasaan ini membuat Vân merasa sangat tidak nyaman, tetapi juga memberikan warna unik pada karakter tersebut dalam drama keluarga yang seringkali bergejolak dalam film tersebut.
Mungkin Anda juga suka
Sebelumnya, aktris kelahiran 1999 ini dicintai karena citra polos dan menggemaskannya dalam “The Sunny Day,” “A Father’s Gift ,” dan kemudian karena kepribadiannya yang lebih tegas dalam “Gentle in the Sunlight. ” Dalam “Under the Bright Window ,” ia keluar dari zona nyamannya dengan memerankan karakter yang memiliki banyak kekurangan, mudah dibenci, dan selalu menempatkan aktris tersebut pada posisi di mana ia harus menerima reaksi negatif.
Dalam kehidupan nyata, Nguyen Ngoc Huyen menjalani kehidupan yang cukup tertutup setelah menikah dengan Duy Minh, keponakan dari Seniman Berjasa Chi Trung. Aktris ini pernah berbagi bahwa ia merasa nyaman disebut menantu perempuan sang seniman karena keluarga suaminya menghormati individualitas dan kariernya. Setelah menikah, Ngoc Huyen terus menekuni dunia akting, mempertahankan citra awet muda dan energik, serta semakin menunjukkan kedewasaan dalam pemilihan perannya.
Sumber:









